Pusi Kematian

Sosok itu datang bagai misteri
Dia hadir tak kenal ruang dan waktu
Bertemu dengannya adalah kepastian
Merenggut setiap isi dari bungkusnya
Mencengkeram nyawa dengan dahsyatnya

Maka siapakah yang kan lari darinya ?
Ketika jasad sedang terkoyak
Sakit bagai terhujam seribu pedang
Pantaslah jika sang terkasih sempat mengeluh
Meski pencabut telah berlemah lembut

Ketika jasad terbujur kaku
Kafan putihlah yang kan membalut
Perut bumi tak segan menelannya
Keheningan menyelinap di ruang sepi
Amal diri yang kan menemani

Begitulah maut kan menjemput
Satu per satu nyawa kan terenggut
Semua pengantri sedang menanti
Menuju gerbang kehidupan abadi

Leave a Reply